Kota ini mati
Kemilau pijar cahaya memenuhi sudut kota
Tak memberi kesempatan bagi gelap untuk hidup
Memberi cahaya hingga di sudut kolong meja
Tapi tak mampu memberi cahaya bagi hidup kami
Kota ini mati
Mobil mewah beriringan mengantarkan pengantin baru
menuju resepsi
Tawa bahagia memenuhi wajah pengiringnya
Tapi hanya mereka
Karena di sini kami masih berjuang untuk tidak mati
Kota ini mati
Para pelajar membawa buku menuju sekolah
Entah ilmu apa yang mereka tuntut
Ataukah hanya sekadar kepantasan di atas jerat status sosial
Kami tak pernah peduli, tak ingin peduli
Kami telah mati
Mereka berlalu lalang di sekitar bangkai kami
Berbincang ringan diselingi tawa riang
Tanpa beban hidup diselamatkan harta warisan
Sementara lalat dan belatung mengerumuni bangkai kami
Tidak ada komentar:
Posting Komentar