Senin, 18 Maret 2013

Seringai Para Raja


Hingga hari ini aku masih mencari arti akan sebuah makna
Tujuan yang ingin kurengkuh saat ini memang bukan tujuan semula
Meski aku yakin apa yang saat ini kucari adalah apa yang dicari setiap manusia
Tapi memang tujuanku selalu berubah seiring masa yang melewatiku

Aku tak pernah tahu tentang apa yang akan terjadi padaku nanti
Tapi aku berharap aku tidak akan pernah menyerah pada sebuah ketidak adilan
Aku berharap aku mampu melihat dibalik sebuah kebohongan
Walau aku harus mati
Tapi apa yang bisa aku lakukan bila aku telah mati?

Sementara aku menulis di sini
Di luar sana terjadi berbagai gejolak warna kehidupan
Ada seorang yang mati di jalan raya
Ada orang lain yang mati di gunung maha daya
Sedangkan aku di sini masih hidup
Meski tanpa sadar aku begitu rindu akan kematian

Tidak
Aku tidak ingin mati
Masih banyak hal yang harus aku selesaikan untuk hidup kita nanti
Masih banyak hal yang aku benahi demi kelangsungan hidup putera bumi
Masih banyak hal yang ingin aku mengerti

Mengapa mereka melakukan hal itu?
Mengapa mereka memaharajakan dia?
Mengapa kami bersalah?

Begitu banyak hal yang ingin kumengerti
Masih banyak hal yang harus kutahu
Selama ragaku masih mempu untuk mencari
Akan aku temukan semua jawaban itu
Pada akhirnya

Minggu, 17 Maret 2013

Aku di Suatu Ketika


Cahaya kecilku dimanakah dirimu?
Kemarilah mendekatlah padaku
Aku lelah dan ingin tidur dalam dekapmu
Aku ingin mati di dalam pelukmu
Melihat surga lewat mataku sementara ragaku tetap utuh di dunia
Sementara raga nistaku bersandar lemas pada tubuh sucimu
Meninggalkan semua insan pengisi batinku
Meninggalkan segala materi yang telah kuukirkan dalam kisahku
Meninggalkan purnama yang merefleksikan sinar mentari
Meninggalkanmu sendiri mengisi sepi di atas bumi