Anak itu
meringkuk di sebuah etalase toko mainan
Menanti hujan mengharap keindahan sang mentari
Anak itu menggigil kedinginan
Berusaha menghangatkan diri dengan memeluk tubuh sendiri
"Hujan, cepatlah berhenti" batin si anak
Dan kemudian seorang pemuda gagah menghampirinya
Sambil mengulurkan tangan ia berkata
"Ayah, raihlah tangan puteramu"
Menanti hujan mengharap keindahan sang mentari
Anak itu menggigil kedinginan
Berusaha menghangatkan diri dengan memeluk tubuh sendiri
"Hujan, cepatlah berhenti" batin si anak
Dan kemudian seorang pemuda gagah menghampirinya
Sambil mengulurkan tangan ia berkata
"Ayah, raihlah tangan puteramu"